Pembuatan Emping Mlinjo Pipih

EMPING MLINJO

Buah Mlinjo
Emping Mlinjo merupakan salah satu komoditi yang sangat banyak diminati oleh pasar, terutama pada masa Hari Raya keagamaan maupun sebagai camilan sehari-hari. Tiap watu permintaan selalu meningkat karena merupakan salah satu hidangan yang sangat digemari hampir diseluruh wilayah Indonesia bahkan sudah di Export ke Singapura, Malaysia, dan Negara Asean lainnya.
Bahan baku emping mlijo adalah buah mlinjo yang sudah tua dengan warna merah ataupun kuning di kulit buahnya.
Jenis dari emping mlinjo ini sendiri lazimnya ada dua macam, yaitu emping tipis dan emping tebal atau biasa di Jawa Tengah disebut Emping Medhem.
Untuk cara pembuatannya bisa kita simak di bawah ini.

EMPING TIPIS

Bahan:
Biji Mlinjo tua

Peralatan:
1. Tungku api
2. Wajan dan pengaduk dari kayu
3. Talenan dari besi /batu atau dari semen
4. Pukul/Palu besi
5. Cetok atau Sosrok untuk mengambil emping yang sudah dipipihkan dari talenan
6. Alas Jemuran.

Cara Pembuatan:
– Kupas kulit mlinjo dengan pisau sehingga tinggal biji mlinjonya saja.
– Lalukan peng aging an ( penyimpanan ) selama beberapa hari (2-3 hari) supaya biji agak kering dari cairan getahnya.
– Sangrai biji mlinjo tersebut dengan wajan yang diisi pasir selama 10-15 menit. Maksud dari media pasir ini supaya panas yang diterima biji mlinjo ini dapat merata sampai dalannya sehingga pada waktu pembentukan /pemukulan jadi tipis emping tidak pecah.
– Biji yang masih sangat panas dipukul sehingga kulitnya pecah, pemukulan harus hati-hati supaya biji tidak pecah.
– Segera dilakukan pemipihan dalam kondisi panas yaitu dengan cara pemukulan berkali-kali sehingga mencapai diameter yang dikehendaki . Pemukulan ini yaitu dengan mengambil 1 biji dipukul kira-kira 3 kali lalu ditambahkan 1 biji lagi dan dipukul sampai tipis. Semakin besar diameter semakin banyak pula biji mlinjo yang digunakan.
– Setelah tipis ambil emping mlinjo dengan cara menyosrok menggunakan besi tipis karena masing lengket dengan talenan.
– Jemur hingga kering.
– Siap di kemas mentah atau digoreng terlebih dahulu.

Selamat Mencoba……………
Agen Kripik, 18 Maret 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s